Tidur adalah sebuah kebutuhan dasar mahluk hidup. Tidur dikatakan suatu aktivitas untuk men-charge-tubuh kita, 'mengisi waktu' energi tubuh kita. Idealnya kita tidur 7 jam sehari, tapi waktu tidur optimal itu sulit dicapai.
Berikut ini adalah rangkuman tiga penelitian tentang tidur.
I Terapi Sederhana SUDAH CUKUP
Apnea tidur obstruktif (Obstruktif sleep apnea/OSA) kian menyita perhatian, mengingat kaitannya dengan gangguan kardiovaskuler, kecelakaan lalu lintas, maupun kecelakaan kerja. Selain menggali penyebab, para ahli pun berusaha menemukan terapi yang paling efektif memerangi OSA.
Selama ini, terapi OSA dijalankan di rumah sakit, di bawah pengawasan dokter spesialis. Kini Nick A. Antic dari Adelaide Institute for Sleep Health dan para koleganya berhasil merumuskan terapi baru yang lebih sederhana dan terjangkau.
Dengan menggandeng perawat berpengalaman, alat diagnosis portable serta mesin penghembus udara positif berkesinambungan (CPAP), Antic optimis terapi baru itu sama efektifnya dengan terapi rumah sakit.
"Walaupun persentase mengantuk di siang hari, kualitas hidup serta ketergantungan pada mesin CPAP terbilang sama, namun jumlah rata-rata kunjungan dokter pada pasien terapi baru lebih sedikit (0,18 kali), dibandingkan pada terapi normal (2,36 kali)", tandas Antic.
II Bobot Tubuh Surut Risiko Menciut
Sebuah studi yang melibatkan 72 pasien apnea tidur obstruktif obesitas menyimpulkan, penurunan bobot tubuh minimal 15 kilogram memperbesar kemungkinan terlepas dari kondisi itu hingga lebih dari 80 %. Pengaruh itu hanya terlihat jika penurunan berat badan diperoleh dari perubahan pola makan dan pola hidup, bukan dari mengurangi makan saja, ulas American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine edisi Februari 2009.
III Ramal Risiko Lewat Anatomi Mulut
Peneliti Seoul National University College of Medicine melakukan eksperimen dengan alat videofluoroscopy – alat yang menggabungkan gambar sinar X dengan rekaman video – kepada 53 pasien apnea tidur obstruktif dan 10 responden lain yang memeiliki kebiasaan mendengkur.
Hasilnya,, pasien apnea tidur obstruktif memiliki struktur langit-langit mulut yang lebih panjang dan bersudut, dibandingkan responden pengontrol. Penambahan panjang dan derajat sudut langit-langit mulut tersebut terjadi selama pasien terjaga (terbangun sejenak dari tidur), dan selama "desaturation sleep event" – momen saat kadar oksigen darah menurun sebanyak kurang lebih 4% karena terganggunya proses respirasi.
(Penelitian dipublikasikan melalui Archives of otolaryngology – Head & Neck Surgery itu dikepalai oleh Dr. Chul Hee Lee)
Tampilkan postingan dengan label tidur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tidur. Tampilkan semua postingan
Kamis, Juni 18
Sabtu, Mei 30
Atasi Mimpi Buruk Anda
Tidur, disamping salah satu kebutuhan pokok mahluk hidup, juga merupakan suatu aktivitas yang paling disarankan untuk mengatasi kelelahan. Namun jika tidur dibarengi dengan mimpi buruk? Hampir semua orang pasti berupaya keras untuk tidak tidur jika tiap tidur dibayangi mimpi buruk. Dan berbagai upaya pasti dilakukan untuk menghindari tidur. Hangout, facebook-an, minum pil anti tidur, minum kopi, dll dll yg ujung-ujungnya berdampak kontraproduktif bagi kesehatan. Ingin terhindar dari mimpi buruk? Tips dibawah ini semoga membantu ...
1. Rileks sebelum waktu tidur. Lakukan meditasi, mandi air hangat, minum teh herbal hangat atau lakukan peregangan ringan.
2. Bersihkan pikiran dari rasa khawatir. Buat daftar masalah yang Anda hadapi dan pemecahannya. Coret dengan spidol merah masalah yg anda hadapi, Lalu lihat kembali daftar ini di hari berikutnya.
3. Hindari nonton berita malam, film horor atau tayangan kekerasan sebelum waktu tidur.
4. Konsumsi makanan atau minuman seperti susu atau yogurt. Kedua jenis ini mengandung kalsium dan triptophan, yang dapat memberikan efek rileks.
5. Hindari makanan berlemak atau berbumbu. Makanan ini bisa menyebabkan perut kembung atau sakit perut, yang tentunya membuat Anda merasa tidak nyaman di saat tidur.
6. Berhenti merokok. Nikotin dipercaya membawa pengaruh pada masalah susah tidur.
7. Hentikan pemakaian obat-obatan yang tidak membawa pengaruh pada kesehatan dan kesadaran Anda.
8. Tuliskan mimpi yang Anda alami saat terbangun sebagai jurnal mimpi. Coba untuk menggambarkan apa hubungan mimpi itu dengan kehidupan Anda saat ini untuk mencari pemecahannya."
1. Rileks sebelum waktu tidur. Lakukan meditasi, mandi air hangat, minum teh herbal hangat atau lakukan peregangan ringan.
2. Bersihkan pikiran dari rasa khawatir. Buat daftar masalah yang Anda hadapi dan pemecahannya. Coret dengan spidol merah masalah yg anda hadapi, Lalu lihat kembali daftar ini di hari berikutnya.
3. Hindari nonton berita malam, film horor atau tayangan kekerasan sebelum waktu tidur.
4. Konsumsi makanan atau minuman seperti susu atau yogurt. Kedua jenis ini mengandung kalsium dan triptophan, yang dapat memberikan efek rileks.
5. Hindari makanan berlemak atau berbumbu. Makanan ini bisa menyebabkan perut kembung atau sakit perut, yang tentunya membuat Anda merasa tidak nyaman di saat tidur.
6. Berhenti merokok. Nikotin dipercaya membawa pengaruh pada masalah susah tidur.
7. Hentikan pemakaian obat-obatan yang tidak membawa pengaruh pada kesehatan dan kesadaran Anda.
8. Tuliskan mimpi yang Anda alami saat terbangun sebagai jurnal mimpi. Coba untuk menggambarkan apa hubungan mimpi itu dengan kehidupan Anda saat ini untuk mencari pemecahannya."
Langganan:
Postingan (Atom)